Belajar Iklan Online

Iklan Online adalah upaya pemasaran online dengan menampilkan sebuah situs web pada hasil pencarian search engine dengan cara berbayar. Iklan online juga bisa digambarkan sebaga kegiatan memasang iklan untuk menawarkan produk atau jasa lewat dunia maya, yang tujuannya tidak lain adalah untuk meraih keuntungan dari kegiatan penjualan.
Berdagang secara online, kiranya tidak ada artinya jika tidak diimbangi dengan iklan yang tepat. Dibawah ini ada beberapa contoh jenis-jenis iklan online:
 
1. Direct Advertising
Di mana pemasang iklan dan pemilik media berhubungan langsung dan menandatangani kontrak untuk menampilkan iklan atau inisiatif promosi lainnya. Kelebihan direct advertising ini proses promosinya cepat. Kekurangannya yaitu jarang orang yang berkunjung untuk membeli produk online.
 
2. Self-service Advertising
Pendekatan iklan baru di mana materi iklan, penempatan iklan, tampilan serta teks dikerjakan sendiri oleh pemasang iklan melalui metode proses yang dilakukan sendiri secara online. Kelebihan Self-service Advertising yaitu pemasang iklan sesuai dengan apa yang ti tampilkan di iklan dan arang tersebut merupakan barang dari prouknya sendiri. Kekurangan Self-service Advertising salah satunya yaitu banyak barang yang hampir menyerupai barang yang di pasarkan sehingga orang bisa melihat sebelah mata.
 
3. Ad Networks
Sebuah jaringan (network) iklan yang menghubungkan dan memediasi antara pemasang iklan dengan pemilik situs web. Jaringan iklan seperti ini biasanya menargetkan kampanye-kampanye yang tidak mempunyai target audience khusus, tetapi mengincar sebesar mungkin orang yang melihat iklan dengan biaya sekecil mungkin. Kelebihannya yaitu biaya pemasangan iklan ini tergolong murah. Sedangkan kekurangannya tidak banyak orang mengenal dan jarang orang masuk kedalam situs tersebut.
 
4. Contextual Advertising
Iklan yang ditargetkan pada content. Iklan tidak ditampilkan secara random, tetapi telah dipilih oleh sistem secara otomatis sesuai dengan content yang relevan dengan iklan tersebut. Kelebihannya, banyak orang yang mengakses iklan ini dan iklan ini sangat menguntungkan bagi orang yang sudah terlibat dan karena iklan tersebut menjanjikan dengan keuntungan yang membuat calon konsumen tertarik untuk mencoba. Kekurangannya karena dipilih secara otomatis dan prosedur yang rumit google
 
5. Twitter Advertising
Iklan yang berfungsi sebagai tweet dari pemasang iklan, yaitu iklan berbasis keyword yang pendek, yang didistribusikan kepada user yang membaca content yang sesuai dengan keyword yang dipilih. Kelebihan Twitter adalah iklan yang disebarkan sangat cepa di respon oleh calon konsumen dan dengan adanya twiiter maka konsumen bisa mendapatkan iklan tersebut dimanapun dan kapan pun. Kekurangan yaitu banyak orang yang hanya memaca iklan tersebut dan tidak tergiur untuk mencobanya, dikarenakan kurangnya post gambar dan mengandalkan teks saja.
 
6. In-Text Advertising
Sistem in-text advertising secara otomatis menghubungkan kata-kata tertentu di dalam website dengan content iklan yang berhubungan. Kelebihandengan cepat bisa d lihat oleh calon konsumen. Kekurangan, kurangnya respon dari calon konsumen.
 
7. Ad Network Optimization
Jasa optimasi iklan ini mengevaluasi dan memilih iklan yang membayar terbanyak untuk ditampilkan dalam halaman web dengan mengevaluasi semua pilihan serta ukuran iklan yang paling baik, dan karakteristik visualnya. Kelebihan visualisasi dari iklan ini sangat menarik dan bisa menarik orang untuk mengunjunginya. Kekurangannya, kurangnya di kenal oleh orang, sehingga orang-orang jarang untuk melihat iklan dalam situs ini.
 
8. Rep Ad Agencies
Agen periklanan yang mewakili blog-blog serta situs web tertentu dan memediasi penjualan mereka untuk kampanye-kampanye besar yang dilakukan brand-brand besar ataupun agensi iklan besar. Kelebihan yaitu karena dibantu oleh pihak agensi yang membantu strategi pemasaran melalui bentuk iklan ini. Kekurangan biaya pengeluaran iklan akan lebih besar,karena menggunakan agensi untuk perantara pengiklanannya.
 
9. Social Advertising
Iklan untuk sosial media. Tidak seperti iklan tradisional, format iklan ini memanfaatkan dinamika pengaruh sosial seperti pengaruh peer group, word of mouth, viral marketing dan rekomendasi langsung dari teman ke teman. Kelebihan promisi iklan ini yang sekarang marak digunakan di media sosial dikarenakan banyaknya pengguna jejaring sosial yang dapat menarik konsumen untuk melihat iklan tersebut. Kekurangan jangan hanya di media sosial melainkan memiliki web site pribadi agar lebih efektif dalam penjualannya.
 
10. Video Advertising
Bentuk iklan yang ditargetkan pada content video. Berbagai format tersedia, termasuk iklan dinamis yang bisa tampil sebelum, setelah, ataupun selama tayangnya content video tertentu. Kelebihan iklannya mudah di ingat karena sama seperti apa yang dipasarkan. Kekurangan jenuh dengan surasi sehingga konsumen banyak mengabaikan.
 
11. RSS Advertising
Iklan ini ditampilkan di dalam RSS Feed, yang bisa disesuaikan dengan konteks content RSS feed tersebut atau secara manual ditargetkan pada kebutuhan promosi tertentu. Kelebihan penempatan iklan melalui klasifikasi kebutuhan yang sudah ditentukan. Kekurangan kemungkinan tidak dapat dilihat oleh semua pengguna internet.
 
12. Sponsorship
Adalah bentuk bantuan dana atau bisa juga dalam bentuk produk/layanan sebagai ganti promosi terhadap suatu brand. Sponsorship online adalah strategi alternatif yang banyak digunakan dan dianggap lebih efektif daripada pemasangan iklan online berbentuk banner. Kelebihannya sangat bagus untuk mengiklankan produk yang sedang unggul. Kekurangannya yaitu kurangnya penjelasan mengenai produk tersebut.
 
Nah, dari beberapa jenis iklan di atas. Teman-teman bisa memilih iklan mana yang kiranya lebih efektif dalam berdagang secara online.
Semoga bermanfaat..

Yang ingin jago Facebook Ads, ini ada video panduan yang recommended. Diulas secara detil, dari A sampai Z..

>> Klik Di sini <<